Selasa, 10 September 2013

Rindu Dengan Bangselang

Bolaang Mongondow – Jauh berpuluh-puluh tahun lalu kata Bangselang sering terdengar di telinga kita apalagi kalau saat malam tiba. Kata Bangselang menggambarkan sosok manusia yang jahat dan bertubuh besar, tugasnya adalah menculik anak dan membunuhnya, salah satu bagian tubuh dari anak tersebut akan diambil dan ditanam dalam suatu bangunan entah itu Jembatan, Mall dan Perkantoran tujuanya agar bangunan tersebut bisa tetap berdiri dengan  kokoh dan kuat.
Ilustrasi 
 Menurut perkataan orang tua dulu, Bangselang ini sering keluar malam berjalan diseputaran Bolaang Mongondow untuk menculik anak dan memenggal kepalanya serta badanya dibuang. Sosok bangselang ini pun digambarkan dengan manusia yang berbadan besar dan wajah yang sadis.

Fenomena ini menjadi kebiasaan bagi masyarakat setempat untuk menakut-nakuti seorang anak.  kata bangselang kerap muncul saat anak-anak keluar malam, “Lua’i au, Oyu’on in Bangselang ” yang artinya jika anda keluar maka akan ketemu dengan bangselang. Meski banyak anak-anak yang tetap memaksa untuk keluar tapi sebelum jam sembilan malam ia akan pulang dengan secepatnya. Sebuah mantra yang ampuh meski Bangselang ini tidak pernah dilihatnya.

Seiring berjalanya waktu, Kata Bangselang kian memudar bahkan hilang ditelan zaman, kini anak-anak bebas keluar malam dan pulang kapan saja Ia mau. Rindu dengan  Sebuah kata mantra ajaib itu, kapan lagi ia ada di bumi totabuan ?!